get app
inews
Aa Read Next : Hitam Putih Abu-Abu Pengobatan Stemcell

Digitalisasi Dalam Ilmu Genom Untuk Kesehatan

Sabtu, 06 Juli 2024 | 06:00 WIB
header img
Agus Ujianto, Ketua Umum Pimpinan Pusat Perhimpunan Kedokteran Digital Terintegrasi Indonesia. Ketua IKA UNISSULA

Bagi kita yang mengenyam Pendidikan, sejak Sekolah Menengah pertama dahulu telah dikenalkan dengan istilah Gen, resesif dan dominan serta rantai DNA dan RNA, kemudian dilanjutkan di SMA dipelajari di ilmu Biologi bagi yang mengambil jurusan eksakta. Genom (bahasa Inggris: genome), dalam ilmu genetika dan biologi molekular modern, merupakan keseluruhan informasi genetik yang dimiliki suatu sel atau organisme, atau khususnya keseluruhan asam nukleat yang memuat informasi tersebut. Secara fisik, genom terdiri dari molekul-molekul asam nukleat yang berbeda (sebagai kromosom atau plasmid), dan fungsi, genom terdiri dari gen-gen. 

Kata genom diperkenalkan Hans Winkler, Universitas Hamburg, Jerman, pada tahun 1920, yang diartikan sebagai kumpulan gen. Setiap organisme memiliki genom yang berisi informasi biologis untuk membangun tubuhnya dan mempertahankan hidup serta diwariskan keketurunannya. Dengan sejumlah interaksi kompleks, urutan nukleotida komponen penyusun asam nukleat membuat semua protein pada organisme pada tempat dan waktu yang sesuai. Kemudian Protein ini menjadi komponen pembentuk tubuh organisme atau mendorong reaksi metabolisme yang diperlukan untuk hidup. Kebanyakan genom, termasuk manusia dan makhluk hidup bersel lainnya, terbuat dari DNA (asam deoksiribonukleat), sedangkan sejumlah virus memiliki genom RNA (asam ribonukleat).

Kemajuan industri 4.0 , memaksa ilmuwan juga membuat tekhnologi digitalisasi untuk genom dan mensimulasikan genome dalam bentuk digital. Genom digital merupakan representasi genom dalam bentuk digital. Baik DNA itu sendiri, serta anotasi gen, elemen pengatur, dan data variasi. Genom digital sangat penting untuk memungkinkan analisis dan interpretasi data genom berskala besar . Ini juga merupakan sumber berharga untuk mengembangkan alat dan aplikasi genom baru. Semua itu diusahakan para ilmuwan kedokteran yang focus dan konsisten belajar tentang disiplin ilmunya, ketimbang sejawat lainya dibidang kedokteran dan Kesehatan yang lebih fokus berdiskusi tentang kebijakan atau sekedar mencari eksistensi pendapat dibidang regulasi tapi tidak memahami filosofi kenapa pemegang kebijakan selalu di kritik dengan ketidakpuasn versus cara berpikir kemajuan dengan cara yang berbeda, yang berakhir Protes.

Pengobatan digital saat ini menuju pada penelitian presisi medis, Dimana satu individu dengan lainya mempunyai cara berbeda dalam memanajemen kesehatannya. Saat ini yang dimaksud pengobatan secara digital genomic. adalah penggunaan data genomik untuk meningkatkan kesehatan dan
kesejahteraan manusia. Data genomik digunakan untuk tes diagnostik baru, target terapi, dan rencana personalisasi perawatan. Pengobatan digital juga digunakan untuk mengembangkan strategi pencegahan baru dan untuk lebih memahami dasar genetik penyakit.

Hal lain yang mengikuti Pengobatan secara digital adalah , Kesehatan digital itu sendiri. Kesehatan digital merupakan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan penyediaan dan pengelolaan layanan kesehatan . Teknologi digital digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data pasien, menyediakan perawatan jarak jauh, dan memberdayakan pasien untuk mengelola kesehatan mereka sendiri. Kesehatan digital juga digunakan untuk mengembangkan alat dan aplikasi baru untuk kesehatan masyarakat yang mencakup perawatan pencegahan serta pengelolaan penyakit.

Genom digital sangat penting untuk memungkinkan pengembangan pengobatan digital baru dan alat kesehatan digital . Sedangkan pengobatan digital dan alat kesehatan digital dapat digunakan untuk menghasilkan data baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan genom digital. Tranformasi ini juga sudah memulai memapar ilmuwan Indonesia dibidang penelitian, sayangnya spradifitas pemahaman proses legalitas menuju terapi sering tidak dilalui sesuai azas legal yang ada dalam kaidah penelitian.

Kesehatan Digital dan Genom Digital

Sejak ilmu Genomik, studi tentang gen dan genom berkembang dan jenjang Pendidikan S2 yang mendidik ahli biomedis banyak didirikan ,ini jelas merevolusi pemahaman ilmuwan tentang kehidupan dan penyakit. Transformasi digital memungkinkan pengurutan, analisis, dan interpretasi data genomik dalam skala besar dan lebih cepat. Mesin artifial intelegent berhasil mencitrakan ekpresi gen bahkan mampu merekonstruksi serta merubah tali rantai gugusan protein sehingga mampu mencegah kanker meski masih dalam tahap teori. Hal ini menyebabkan munculnya tiga bidang utama:

1. Pengobatan Digital

Pengobatan digital merupakan cara pengobatan dengan mempergunakan data genomik untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Pengobatan digital digunakan untuk mengembangkan strategi pencegahan baru dan untuk lebih memahami dasar genetik penyakit , data genomik digunakan untuk mengembangkan tes diagnostik baru, terapi yang ditargetkan, dan rencana perawatan yang dipersonalisasi.

Pengobatan digital memiliki dampak besar untuk pengobatan kanker, seperti , pengurutan genom tumor untuk mengidentifikasi mutasi genetik pertumbuhan kanker. Informasi mampu memilih terapi yang ditargetkan yang secara khusus dirancang untuk memblokir mutasi ini. Pendekatan ini telah
menghasilkan peningkatan signifikan dalam kelangsungan hidup bagi pasien dengan berbagai jenis kanker. Pengobatan digital juga digunakan untuk mengembangkan pengobatan baru untuk penyakit lain, seperti kelainan genetik langka dan penyakit menular. Pengurutan genom juga direncanakan untuk digunakan melacak penyebaran penyakit menular dan mengidentifikasi target obat baru.

2. genom digital

Genom digital merupakan representasi genom dalam bentuk digital yang mencakup urutan DNA, serta informasi lain seperti anotasi gen, elemen pengatur, dan data variasi. Genom digital sangat penting untuk memungkinkan analisis dan interpretasi data genomik berskala besar. Ini merupakan sumber daya yang berharga untuk mengembangkan alat dan aplikasi genomik baru. Genom digital telah mulai diuji untuk mengidentifikasi faktor risiko genetik baru untuk penyakit seperti kanker dan penyakit Alzheimer juga untuk penyakit fibrosis kistik dan sindrom Down, bahkan untuk mengembangkan strategi pencegahan baru penyakit anemia sel sabit dan talasemia.

3. kesehatan digital.

Tentunya dokter Indonesia melalui Perhimpunan Kedokteran Digital Terintegrasi Indonesia juga telah merespon dengan cara mendirikan organisasi kesepeminatan ini, agar advokasi digitalisasi versus sisi gelap mata uang lainya terjadinya kebobolan data. Memang sebagaimana ilmu lebih cepat
berkembang, maka kejahatan sering mengiringinya.

Akhir akhir ini, Kementrian Kesehatan mempopulerkan dan mendorong berbagai tranformasi dibidang Kesehatan, baik di Pendidikan, maupun system digitaliasi pelayanan lainya termasuk cara untuk mendata dan mengintegrasikan data Kesehatan dalam satu sehat. Artikel ini mungkin bisa menjelaskan Kembali pentingnya Kesehatan digital, versus digitalisasi dibidang Kesehatan. Kesehatan digital merupakan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan penyediaan dan pengelolaan layanan kesehatan. Ini termasuk penggunaan teknologi digital untuk mengumpulkan dan menganalisis data pasien, menyediakan perawatan jarak jauh, dan memberdayakan pasien untuk mengelola kesehatan mereka sendiri. Kesehatan digital digunakan untuk mengembangkan alat dan aplikasi baru untuk perawatan pencegahan, pengelolaan penyakit, dan kesehatan Masyarakat agar lebih cepat dan lebih bermutu versus kebiasaan yang menyebabkan disorientasi petugas Kesehatan dan pasien dalam menyesuaikan kebiasaan tradisional menjadi mutakhir.

Jelas semua ilmuwan dan praktisi Kesehatan mengakui dan menyadari bahwa Kesehatan digital memungkinkan pemberian layanan kesehatan secara lebih efisien dan efektif. Perangkat seperti jam tangan pintar dan pelacak kebugaran mampu mengumpulkan data mengenai kesehatan pasien dan
tingkat aktivitas. Kemudian data tersebut digunakan untuk memantau tanda-tanda penyakit pasien dan memberikan rekomendasi perawatan pencegahan yang dipersonalisasi, dengan fungsi alert dan deteksi, maka alat kesehatan digital mampu digunakan untuk memberikan perawatan jarak jauh kepada pasien di daerah pedesaan dan pasien dengan kondisi kronis.

Kesehatan digital menjadikan individu pasien lebih mampu mengendalikan kesehatan mereka sendiri. Dengan satu sehat kelak dan sejumlah alat kesehatan digital memungkinkan pasien mengakses catatan medis mereka sendiri, berkomunikasi dengan dokter, dan mengelola pengobatan mereka sendiri.

PREDIGTI, Perhimpunan Kedokteran Digital Terintegrasi Indonesia, mencoba mendorong dan mengadvokasi para tenaga Kesehatan dan Masyarakat, terutama bagi dokter yang sepeminat untuk memahami genom digital agar lebih memahami dasar genetik suatu penyakit dan mengembangkan tes
diagnostik dan pengobatan baru. Kemudian menggunakan pengobatan digital, dokter dan masyarakat mengembangkan rencana pengobatan yang dipersonalisasi sehingga memahami di tubuhnya ada gen dan dasar genetik penyakit yang ada ditubuh pasien. Dengan menggunakan kesehatan digital, PREDIGTI berharap masa depan bangsa dapat memberikan layanan kesehatan dengan lebih efisien dan efektif serta memberdayakan pasien untuk lebih mengontrol kesehatan mereka sendiri.

Masa depan digital genomik sangat cerah. Genom digital, pengobatan digital, dan kesehatan digital berpotensi meningkatkan kehidupan miliaran orang di seluruh dunia. Ilmuwan dan Praktisi Kesehatan serta aktivis ilmiah bidang Kesehatan tentunya harus terus mendorong kemajuan versus sifat bodoh yang lebih suka menyalahkan dan frustasi dalam perubahan akibat ketakutan tidak mampu mengikuti tranformasi. Perlu dipahami bahwa tidak perlu risau dengan perubahan jaman, karena sejatinya manusia itu mempunyai linimasa sehingga kemajuan yang diciptakan sejatinya adlah menyiapkan generasi yang dating, sementara Sebagian ilmuwan dan praktisi tua tidak bisa terus beromantisme bahwa jamannya lebih baik. Bahkan manusia generasi kini dan baru yang tidak mau maju dan merasa pintar serta benar mengambil Keputusan kebanyakan adalah manusia bahkan dokter yang selalu berprasangka buruk terhadap kemajuan dan biasanya memang kepribadiannya telah berubah sejak mengenyam takanan Pendidikan, akhirnya tidak berhasil mendalami profesi keilmuanya, namun terjebak dengan membahas ketidakpuasan tapi tidak mampu memberikan Solusi. 

Tentu cara pikir dan kepribadian seperti itu jelas tidak mencerminkan mahluk yang mau berpikir dan memahami luasnya ilmu Tuhan. Predigti mendorong dunia kesehatan mampu untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan jaman untuk menyiapkan masa depan keberlangsungan manusia dengan baik, ditengah perubahan iklim akibat menuanya bumi.

Editor : Adel

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut