Balon Udara Wonosobo Go Internasional, Warga Brasil dan Kolombia Turut Berpartisipasi

WONOSOBO, iNewsBanjarnegara.id - Popularitas balon udara Wonosobo kini semakin mendunia. Buktinya, hari ini, dua warga negara asing dari Brasil dan Kolombia turut memeriahkan Festival Balon Udara Wonosobo dengan membawa balon udara dari negara mereka untuk diterbangkan.
Kemeriahan ribuan penonton pecah saat balon udara milik Lucio Jose, warga negara Brasil, lepas landas. Namun, tali pengekang tiba-tiba putus, menyebabkan balon tersebut terbang tak terkendali dan menghilang.
Warga setempat berusaha memberikan semangat kepada Lucio dengan memberinya pelukan. Meskipun satu balonnya hilang, Lucio masih memiliki satu balon cadangan. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap tradisi menerbangkan balon udara yang dijaga oleh masyarakat Wonosobo.
"Saya sangat kagum dengan tradisi balon udara di Wonosobo," ujar Lucio Jose.
Festival Balon Udara ini masih berlangsung di Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya di Lapangan Desa Reco, Kecamatan Kertek. Namun, hembusan angin yang cukup kencang menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta untuk menerbangkan balon mereka.
"Anginnya cukup kencang hari ini, jadi agak sulit menerbangkan balon," keluh Ansori, salah seorang peserta.
Balon udara berukuran besar dalam festival ini harus ditambatkan menggunakan empat tali. Hal ini bertujuan agar balon tidak terbang bebas dan ketinggiannya maksimal 150 meter, demi menghindari gangguan terhadap penerbangan pesawat udara.
Gelaran Festival Balon Udara Wonosobo yang berlangsung selama tujuh hari ini menargetkan kedatangan 300 ribu wisatawan. Setiap harinya, diperkirakan sekitar 40 ribu pengunjung hadir untuk menyaksikan festival unik ini.
"Kami menargetkan 300 ribu wisatawan selama festival ini berlangsung," kata Agus Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata Wonosobo.
Puncak acara Festival Balon Udara akan diselenggarakan di Alun-alun Wonosobo pada tanggal 6 April mendatang, mulai pukul 06.00 WIB.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta