get app
inews
Aa Text
Read Next : Deteksi Kebocoran, Perumdam Tirta Serayu Kabupaten Banjarnegara Terapkan Sistime SCADA

Teror di Jalanan Jelang Salat idulfitri! Enam Orang Jadi Korban Pembacokan di Banjarnegara

Kamis, 03 April 2025 | 19:12 WIB
header img
Ilustrasi Geng motor_istimewa

BANJARNEGARA,banjarnegara.iNews.id - Warga Kabupaten Banjarnegara dikejutkan oleh aksi teror brutal di jalan raya menjelang Salat Idulfitri. Kabar pembacokan ini merebak cepat di media sosial. Di berbagai platform seperti Facebook dan Instagram, warganet ramai memperbincangkan peristiwa yang mencoreng ketenangan jelang Lebaran. 

Unggahan di salah satu grup Facebook Banjarnegara menyebutkan, enam korban mengalami luka parah, di antaranya MR (21) asal Desa Singomerto, DDR (15) dan PD (17) dari Desa Karanganyar, serta AR (18), KHD (21), dan RZ (24) yang merupakan warga Sukoharjo, Wonosobo. Mereka mengalami luka di pundak, lengan, punggung, hingga kepala. Beberapa di antaranya harus menjalani perawatan medis intensif.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. "Kami telah mengamankan para tersangka dan segera merilis informasi lebih lanjut kepada media," ujarnya, Kamis (3/4).

Menurut Kapolres, Polisi telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap motif di balik aksi brutal ini. Berdasarkan keterangan para saksi, peristiwa pertama terjadi di Kecamatan Banjarnegara sekitar pukul 03.45 WIB. Seorang saksi bersama korban pertama tengah mengendarai sepeda motor saat tiba-tiba dipepet oleh lima motor yang berboncengan. Tanpa banyak kata, korban langsung diserang dengan senjata tajam. "Koe bocah Prigi? Koe melu Prigi pa?" ujar salah satu pelaku sebelum mengayunkan senjata ke pundak korban.

Serangan berikutnya terjadi di Kecamatan Sigaluh, tepatnya di sebelah timur Warung Makan Bu Elis. Pukul 04.00 WIB, dua korban yang tengah berkendara dicegat kelompok yang sama. Tanpa basa-basi, mereka dihujani bacokan hingga terkapar di jalan.

Serangan ketiga menyusul setengah jam kemudian, pukul 04.30 WIB, di depan Masjid Raudhatul Jannah, Sigaluh. Tiga korban yang sedang melintas dihentikan paksa. Pertanyaan singkat "Sampean tiang pundi, Mas?" menjadi awal petaka. Dalam hitungan detik, pelaku langsung melakukan kekerasan dan melukai korban.

Kapolres menegaskan pihaknya telah mengamankan para pelaku. "Kami masih mendalami motif di balik rangkaian serangan ini. Pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka terus berlangsung," katanya.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan indikasi mencurigakan. "Kami akan mengungkap kasus ini seterang-terangnya dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Banjarnegara," tegas AKBP Mariska.

Sementara itu, Juwahir, warga Banjarnegara berharap pelaku segera dihukum setimpal. "Kabar tersebut sangat meresahkan masyarakat. Banjarnegara selama ini dikenal sebagai kota yang biasanya damai mendadak mencekam. Kami sangat berharap polisi tegas dan cepat menyelesaikan kasus tersebut sehingga masyarakat kembali tenang," katanya.

Editor : Adel

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut