get app
inews
Aa Text
Read Next : Baju Mangkokan Diusulkan Jadi Baju Adat Resmi Banjarnegara

Butuh Pupuk Berkualitas, Serikat Petani Dieng Minta Pemkab Banjarnegara Lakukan Terobosan

Kamis, 27 Februari 2025 | 16:35 WIB
header img
Perwakilan Serikat Petani Dieng Banjarnegara saat menyampaikan keluhan kepada Distankanak Banjarnegara, Kamis (27/2/2025)_GH Cahyono

BANJARNEGARA,banjarnegara.iNews.id - Langka atau kurangnya ketersediaan pupuk yang berkualitas untuk pertanian Kentang di dataran tinggi Dieng Banjarnegara menjadikan puluhan petani Dieng yang tergabung dalam serikat petani Dieng Banjarnegara datangi kantor Distankanak Kabupaten Banjarnegara, Kamis (27/2/2025). Kehadiran serikat petani Dieng diterima langsung Kepala Distankanak Banjarnegara didampingi sejumlah pejabat dan dikawal langsung oleh aparat Polres Banjarnegara.

Ketua Serikat Petani Dieng Banjarnegara, Mudasir, mengatakan saat ini para petani kentang di wilayah Batur dan Pejawaran mengalami kesulitan dalam mendapatkan pupuk berkualitas. Padahal, kentang Dieng memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan kentang impor.

"Sebagai perbandingan, Kentang Dieng yang disimpan selama satu bulan masih bisa tumbuh tunas, sedangkan kentang impor justru menghitam. Ini menunjukkan bahwa kualitas kentang lokal lebih unggul," ujarnya.

Atas langkanya pupuk berkualitas tersebut, Mudasir meminta agar Distankanak dan pemerintah daerah maupun pusat memberikan solusi konkret bagi petani kentang. "Jika tidak ada kepastian, kami akan menyampaikan aspirasi ini langsung ke pemerintah pusat," katanya.

Anggota Serikat Petani Dieng lainnya, Sutrimo, berharap agar pemerintah tidak hanya mengandalkan survei satelit dalam menentukan alokasi pupuk subsidi. Menurutnya, realitas di lapangan menunjukkan bahwa wilayah Batur yang mayoritas berprofesi sebagai petani justru kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Kami meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kentang sebagai komoditas yang berhak mendapatkan subsidi pupuk. Kami semua adalah petani dan seharusnya mendapatkan perlakuan yang sama. Jangan dibedakan antara petani dari model tanamannya. Petani ya petani," kata Sutrimo.

Kepala Distankanak Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Ady atas keluhan dari para petani Dieng, pihaknya menyatakan siap memfasilitasi aspirasi mereka. "Kami akan mencari solusi terbaik dan memberi ruang bagi Serikat Petani Dieng untuk menyampaikan aspirasinya langsung kepada Bupati dan DPRD Banjarnegara. Kami juga akan mengupayakan penyampaian permintaan ini ke Kementerian Pertanian RI," katanya.

Firman juga menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 4 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 31 Januari 2025, pupuk bersubsidi saat ini hanya ditambahkan untuk komoditas ketela, sementara kentang belum termasuk dalam kategori tersebut.

Editor : Adel

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut