Pembangunan Huntap Sudah 80 Persen, Sekda Lakukan Tinjauan Lokasi

BANJARNEGARA,iNewsBanjarnegara.id-Sempat terhenti, proses pembangunan hunian tetap bagi korban tanah gerak di Dusun Kaliireng, Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran kembali dilanjutkan, bahkan saat ini pogres pembangunan huntap rata-rata sudah mencapai 70 hingga 80 persen.
Untuk memastikan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara melakukan tinjauan langsung ke lapangan, hal ini dilakukan agar progres pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai target, sehingga para korban tanah gerak dapat segera memiliki rumah.
Progres pembangunan huntap saat ini sesuai dengan target yang telah dilakukan meskipun sebelumnya sempat tertunda akibat seluruh relawan menghentikan kegiatan kemanusiaan imbas dari adanya perselihian hingga muncul aksi #SaveRelawanBanjarnegara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara Indarto mengatakan, saat ini pemerintah sedang melakukan pembangunan 16 hunian tetap bagi korban tanah gerak di Desa Ratamba, pembangunan huntap ini dilakukan setelah wilayah tersebut dilanda bencana pada akhir Januari lalu dan menyebabkan 13 rumah rusak berat, dan 15 lainnya terdampak.
“Hingga saat ini, progres pembangunan cukup baik, saat ini progres pembangunan huntap rata-rata sudah mencapai 70 hingga 80 persen. Kami juga mengucapkan terimakasih pada relawan yang sudah kembali melakukan kegiatan kemanusiaannya di Banjarnegara,” ujarnya.
Dengan begitu, dia berharap dalam waktu dekat semua pembangunan huntap bagi korban tanah gerak di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran ini dapat segera selesai, dan para korban bisa segera menempati tempat tinggal yang baru.
Seperti diketahui, pergerakan tanah yang terjadi pasa 20 Januari lalu menyebabkan sedikitnya 13 bangunan rusak berat dan roboh, sementara 15 bangunan lainnya terdampak, tak hanya itu akses jalan di wilayah tersebut yang merupakan jalur alternatif menuju Dieng juga rusak parah.
Akibat kejadian tersebut, 11 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi di sejumlah tempat yang lebih aman. Saat kejadian, pergerakan dan retakan tanah yang terjadi di Dusun Kaliireng, Desa Ratamba ini getarannya dirasakan oleh warga.
Tak lama setelah warga merasakan getaran, beberapa rumah warga mulai terlihat dinding rumah retak. Merasa takut, warga mulai ke luar rumah untuk mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman.
Editor : Adel