Warga Binaan Rutan Banjarnegara Diperiksa Kesehatannya

Syarif TM
Sejumlah warga binaan saat melakukan tes kesehatan penyakit menular di Rutan Banjarnegara. foto. dok Rutan Banjarnegara

BANJARNEGARA,iNewsBanjarnegara.id-Upaya pencegahan penyakit menular di Rumah Tahanan (Rutan) Banjarnegara terus dilakukan, untuk itu sejumlah warga binaan menjalani skrining pemeriksaan kesehatan, termasuk skrining penyakit menular seperti HIV, Sipilis, hingga penyakit risiko tinggi lainnya.

Skiring terhadap warga binaan ini merupakan satu langkat tindakan antisipasi masuknya penyakit dalam Rutan Banjarnegara, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk sejumlah penyakit menular seperti HIV, sipilis, serta penyakit tidak menular seperti TBC, hypertensi, diabetes dan lainnya.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel bagi warga binaan, mulai dari pengambilan darah, dahak, hingga pemeriksaan kesehatan yang diperlukan. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Rutan Banjarnegara Bima Ganesha Widyadarma mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan ini dilakukan sebagai satu tindakan antisipasi dan pencegahan serta pemantauan kesehatan para warga binaan yang ada di Rutan Banjarnegara.

"Seluruh warga binaan mengikuti serangkaian tes kesehatan, ini semua dilakukan untuk deteksi dini akan kemungkinan adanya infeksi virus penyakit menular di Rutan Banjarnegara," ujarnya.

Dikatakannya, pencegahan akan penyebaran penyakit menular di Rutan Banjarnegara ini akan terus dilakukan, bahkan pemeriksaan kesehatan ini rutin digelar setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan kesehatan ini juga bisa dijadikan dasar bagi Rutan Banjarnegara dalam memberikan perawatan yang tepat pada warga binaan yang membutuhkan.

"Selain dari tim Dinas Kesehatan, ada juga beberapa tim yang turun dalam pemeriksaan kesehatan ini, termasuk kader HIV dari Jangkauan Lapangan Wonosobo Youth Center, termasuk yang menangani TBC dari kader menteri sehat Indonesia," ujarnya.

Dari 134 warga binaan di Rutan Banjarnegara, semua sudah menjalani skrining kesehatan, hanya ada satu warga binaan yang menolak karena memang sedang mengalami masalah kejiwaan.

Dari hasil pemeriksaan, untuk masalah HIV tidak ditemukan, namun ada 13 warga binaan yang mengalami gejala tuberculosis, dan satu warga reaktif sipilis. Tak hanya itu, tim kesehatan juga mendapati 22 warga binaan mengalami hypertensi, satu orang diabetes, dan masalah kejiwaan.

"Untuk satu warga binaan yang reaktif sipilis akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium guna mengetahui titer VDRL dan TPHA sebelum dilakukan pengobatan," kata Perawat pertama Rutan Banjarnegara Bayu Teovilus.

Editor : Adel

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network