BANJARNEGARA, iNewsBanjarnegara.id - Aksi pembacokan terjadi di Banjarnegara dipicu dendam pribadi membuat sekelompok pemuda tega membacok seorang pengendara motor di jalur Sigaluh yang tidak mengerti apapun juga.Pelaku tujuh pemuda kini ditetapkan sebagai tersangka.
Kejadian ini bermula pada malam hari saat para pelaku yang mengendarai sepeda motor dari arah Kota Banjarnegara menuju timur, secara tiba-tiba memepet pengendara lain. Tanpa ampun, mereka lalu menyerang korban menggunakan senjata tajam berupa parang dan pisau.
Akibat aksi brutal ini, enam orang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Namun, hanya dua korban yang telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Wakapolres Banjarnegara Kompol Handoyo mengatakan, dari tujuh pelaku yang berhasil ditangkap, tiga di antaranya masih di bawah umur.
Sementara motif para pelaku didasari oleh dendam pribadi. Salah satu dari mereka mengaku pernah menjadi korban pengeroyokan, sehingga mereka melakukan aksi balas dendam secara acak dan brutal terhadap orang yang tak dikenal.
"Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas antara lain senjata tajam berupa pisau, helm milik korban, dan empat buah jaket," ujar Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Sugeng Tugino.
Berdasarkan keterangan para saksi, pengakuan tersangka, serta barang bukti yang disita, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.
Kepolisian mengimbau masyarakat, terutama para pemudik yang menggunakan sepeda motor dan melintas pada malam hari, untuk lebih waspada. Pasalnya, malam hari dianggap rawan terhadap tindak kejahatan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait